Premis yang menarik dari trailer film ini adalah...dia bertaburan bintang kualitas Oscar. Sebut saja Leonardo DiCaprio, Jennifer Lawrence, Meryl Streep, Cate Blanchett, dsb. Belum termasuk penyanyi Ariana Grande.

Pokoknya bertabur bintang! Nggak heran disebut sebagai film Netflix termahal. 

Apa ceritanya?

Terdengar standar, sebetulnya. Dua orang astronomer, Kate Dibiasky (Jennifer Lawrence) dan Dr. Randall Mindy (Leonardo di Caprio) menemukan jejak komet raksasa. Setelah diperhitungkan, ternyata perjalanan komet itu akan mengenai bumi! Bila impact terjadi bakal ada tsunami raksasa dan gempa bumi yang memusnahkan penghuni planer biru ini! Mungkin skenarionya seperti saat dinosaurus musnah dulu.

Standar kan? 

Kita bisa menemukan skenario serupa di film lawas semacam Deep Impact, Armageddon, dsb.

Yang membuat Don't Look Up beda, dalam prosesnya memecahkan masalah besar umat manusia ini, dia tidak semulus dan seideal dua pendahulunya. Karena yang jadi halangan bukan resource dan kesalahan perhitungan, melainkan perilaku manusia jaman now, yang benar-benar kita akan mudah relate!

Sebagai contoh, saat memberi tahu Presiden USA, Janie Orlean (Meryl Streep), kedua ilmuwan itu tidak ditanggapi serius karena fokus Presiden masih perkara elektabilitasnya. 

Banting setir,  Dibiasky dan Mindy bicara pada media serta di depan pemirsa acara TV The Daily RIP, dengan pembawa acara Brie Evantee (Cate Blanchett) dan Jack Bremmer (Tyler Perry).  Kedua astronomer,  yang biasa berurusan dengan data dan fakta, menjadi pusing. Karena banyak sekali persyaratan tampil di depan audiens, dimana dalam dunia mereka itu sangat tidak masuk akal! Salah satunya, harus membuat berita buruk yang disampaikan menjadi light dan menyenangkan. 

Mereka juga harus bisa bersaing dengan berita "pop" lain dari para artis dan influencer. 

Kemudian apabila mereka berani menampakkan emosi atau terlalu serius, akan dianggap not cool dan disingkirkan, harus belajar lagi cara bersikap di depan publik. Bahkan Dibiasky sampai dijadikan meme karena dianggap histerik.


Seiring berjalannya waktu, keterlibatan Dibiasky dan Mindy menjadi semakin jauh dari tujuan. Gara-gara ada taipan teknologi BASHPeter Isherwell (Mark Rylance), yang ikut campur dalam proses penghancuran komet dengan nuklir. Si taipan mengusulkan agar kometnya dipecah saja dengan memanfaatkan teknologi drone miliknya, karena berdasarkan penyelidikannya, si komet mengandung bahan tambang langka yang cukup mahal. Kalau pecah dan saat jatuh ke bumi mereka punguti kan lumayan bisa  menghasilkan duit.๐Ÿ˜

Counting down menuju tumbukan semakin dekat, tapi nyaris semua orang malah sibuk dengan agendanya masing-masing, meningkatkan popularitas, mencoba cari keuntungan dari situasi, dan mencari pengaruh. Kira-kira bakal selamat nggak manusia bumi?

Gue menonton film ini jadi super gemas. Gemas sama kelakuan politikus dan pemilik modal yang seenaknya mempertaruhkan nyawa orang lain dan manipulatif.๐Ÿ˜ฃTentu saja kegemasan gue bukan tanpa alasan, karena film ini seperti cerminan sesungguhnya, bagaimana kita berperilaku terhadap krisis alam global. Kita seringkali menolak untuk look up mulai melihat ke atas, start mengeksplorasi kembali luar angkasa. Tidak, dibandingkan para pendahulu, hampir semua orang sekarang lebih memilih untuk don't look up, yaitu sibuk membangun kerajaan teknologi maya yang ujungnya membuat manusia semakin konsumtif dan akhirnya memperkaya kantong para penambangnya. 

Rasanya sudah berabad-abad penjelajahan luar angkasa tidak terdengar lagi, kalaupun ada itu cuma di film science fiction atau berita yang muncul sebagai selingan. Not cool karena terlalu serius, seperti representasi Dibiasky di depan pemirsa. Yes. Science is not cool now. 

Salah satu kelegaan gue, untung di dunia nyata dominasi Amerika nggak kebangetan banget seperti di film ini, yang tampak terlalu adi daya. Sampai nasib semua umat manusia tergantung di pundak mereka. Kenyataannya sekarang sudah dahsyat saing-saingan dengan Cina dalam hal teknologi๐Ÿ˜‚. Di film ini, Amerika nyaris nggak ada saingan, baik dalam hal teknologi maupun kekuatan nuklir. Ok, paling yang dianggap cuma Rusia (dimana itu sudah ketinggalan jaman banget).

Akting para pemain sudah nggak diragukan lagi kualitasnya. Leonardo di Caprio yang memerankan Mindy, mampu menguasai diri, tapi di belakang layar amat nervous dan gelisah. Kepolosan Dibiasky-nya Jennifer Lawrence, sampai komikal dan menyebalkannya Presiden Orlean, dimana Meryl Streep telah sukses dalam membuat gue sangat gemas disini.๐Ÿ˜–

Menurut gue film Don't Look Up adalah satir science fiction yang patut dilirik bukan karena bertaburan bintang yang mahal. Film ini membuat orang berpikir sejenak, apa sebetulnya prioritas manusia jaman sekarang? Kemana kita akan pergi di masa depan? Setelah terbiasa hidup di dunia serba instan dan dalam hiruk pikuk media sosial, apakah kita terlalu lama hidup seperti katak dalam tempurung?

Silahkan pilih tokoh yang mewakili dirimu di film ini. Mungkin kita sama-sama bisa bercermin. Gue rasanya akan bereaksi seperti Dibiasky menghadapi semua hal absurd dan nggak masuk akal di hadapan mata. KZL! ๐Ÿคฃ

Apa kalian punya contoh film yang mirip seperti ini, setelah nonton jadi gemas sendiri karena sangat relate dengan kehidupan jaman now?๐Ÿ˜„

4 Comments

  1. Dont look up baru aja keluar ya.. dia masuk ke Top 10 soalnya. Dan aku penasaran mau nonton..

    Hhmm film yg bikin gemas apa ya.. berhubung tontonanku kebanyakan kartun jadi nggak banyak.. aku sndri baru banget nonton Encanto di disney plus. Dan itu bagus.. ttg Anak yg selalu struggling sama kehidupannya demi ekspektasi orang tua..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nonton kak. Worthed deh. Paling siapin perasaan gemasnya saja ๐Ÿ˜‚

      Kartun biasanya heart warming. Ah, sudah nonton Encanto. Bagus ya. Kapan2 bikin reviewnya ah.

      Delete
  2. Akhirnyaaaa baca sinobsis film ini. Akutu masih ragu Mulu mba, mau nonton atau ga ๐Ÿ˜…. Kirain bakal boring atau gimana. Tapi baca tulisan ini, berasa sih serunya.

    Aku kebayang aja pas mereka ngomong di acara tv, harus menjadikan suatu berita besar menakutkan jadi light dan menyenangkan. Rasanya pengen aku gampar orang2 tv nya ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ. Ibarat kata mau kiamat, tapi dibuat beritanya jadi gembira hahahahah.

    Siiip bakal aku masukin ke list ku nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buatku seru kak.๐Ÿ˜ Ya senyum-senyum sebal tapi memorable. Jadi jaga perilaku juga karena seperti nonton reaksi manusia yang kok bisa begitu tapi ya relate.

      Aku pengin nampol juga kak presiden dan taipannya ๐Ÿคฃ
      Selamat menonton!๐Ÿ˜€

      Delete