Berhubung gue belum sempat bikin review mandiri lagi, akhirnya gue summary saja tontonan sampai dengan Januari 2022.

Into The Night Season 2

Serial ini yang membuat gue sempat balik lagi ke Netflix, karena seru banget, genks! Season 2 ini Sylvie dan kawan-kawan nggak ada di udara lagi, melainkan di bunker. Wah, membosankan sekali pasti ceritanya kan nggak kemana-mana? Jangan salah, malah banyak konflik yang terjadi karena di bunker itu kebanyakan adalah tentara yang merasa kehadiran orang sipil itu kurang bermanfaat. Sylvie, Ayes, dkk harus berjuang agar bisa pergi dari tempat itu, kembali mengudara, dengan resiko terbakar matahari lagi. Semua bukan tanpa pengorbanan.


Gue juga berpikir season kedua nggak seseru season satu. Biasalah, itu sudah rumus umum. Ternyata gue salah! Walaupun di dalam bunker tetap saja rasanya kejar-kejaran! Ini sutradara TV serinya hobi banget bikin penonton deg-deg-an! 

Only Murders in The Building

TV seri ini dibintangi oleh Selena Gomez dengan dua bintang gaek Steve Martin dan Martin Short. Mereka bertiga berperan sebagai Mabel, Charles, dan Oliver penghuni apartemen yang awalnya tidak saling mengenal satu sama lain. Hingga suatu hari terjadi pembunuhan di apartemen tersebut. Yang di bunuh adalah seorang anak muda bernama Tim. Dengan alasan masing-masing, ketiga penghuni itu akhirnya berkerjasama memecahkan misteri siapa pembunuh Tim. Perjalanan mereka mencari culpritnya disiarkan dalam siaran podcast yang rutin di update.

Gue nggak meragukan kualitas komedi bodor nya Steve Martin di berbagai film. Ternyata bisa diterapkan juga di TV seri! Trio Mabel, Charles, dan Oliver chemistry-nya dapat. Satu milennial dan dua boomers akhirnya bisa bersatu memecahkan misteri pembunuhan. Diselingi banyak kejadian konyol karena gap generasi antara keduanya.

Snow Piercer Season 2

Seri ini model kejar-kejaran juga, serunya mirio dengan Into The Night, tapi beda feel. Di Snow Piercer, lebih banyak drama dan intrik sosial, karena manusianya memang kebanyakan. Di akhir season satu, gerbong belakang Snow Piercer  "ditempel" oleh kereta pembawa peralatan, Big Alice. Di season 2 Melanie ketemu leader Big Alice, yaitu mentor, boss, sekaligus musuh bebuyutannya,  Mr. Wilson yang diperankan oleh Sean Bean. Sepanjang cerita terjadi tarik menarik kekuasaan puncak, antara Layton vs Mr. Wilson. Klimaksnya adalah saat Melanie menemukan harapan untuk menyelamatkan semua orang, tapi dengan bayaran yang amat mahal.

Ending yang diberikan oleh season kedua ini nggak begitu memuaskan bagi gue, karena daya tarik seri ini sebetulnya ada pada tokoh yang diperankan oleh Jennifer Connely. Entah apakah di season ketiga kevakuman itu akan bisa ditutupi, kita lihat saja, karena bulan Januari season selanjutnya sudah akan tayang.

The X-Files

Berkisah tentang dua detektif FBI yang ditugaskan di sesi "X-Files", sebuah bagian yang mengurus perkara-perkara tidak masuk diakal. Walaupun begitu, mereka seringkali mengalami kesulitan dengan birokrasi dan petinggi yang susah percaya pada konklusi yang terjadi. Maklum, mainannya UFO, hantu, mutan, cenayang, pokoknya yang ajaib-ajaib, deh.

Ini seri klasik yang sempat booming di era 1980-1990-an. Setelah tahu seri ini ada di Hotstar gue langsung nonton dengan cara mencicil sedikit-sedikit, karena seasonnya banyak! Ada 9 season. Sampai sekarang saja belum selesai-selesai.🀣 Enggak apa-apa, gue malah suka kalau lama baru selesai, karena memang seru banget menonton sepak terjang Mulder dan Scully ( di season 8-9, Mulder-Scully, Dodget-Rayes).  X-Files tahun lawas ada lanjutannya, yang dibuat beberapa tahun lalu. Jadi cukup panjang perjalanan.

Manifest

Ini seri baru dan gue baru nonton di bulan Januari. Para penumpang pesawat dari Jamaica ke Amerika mengalami turbulensi besar sesaat. Setelah usai dan pesawat mereka mendarat, ternyata waktu sudah berlalu 5 tahun lamanya! Peristiwa menghebohkan ini membuat seluruh penumpang mendapat pengawasan khusus dari pemerintah Amerika Serikat. Bersamaan dengan keajaiban itu, satu persatu penumpang mendapatkan kemampuan istimewa seperti prekognisi. Namun ada ancaman tersembunyi yang kemudian mereka ditemukan. Tokoh utama dalam seri ini adalah Michaela dan Ben Stone, dua kakak beradik yang kebetulan menumpang pesawat nahas bersama-sama.


Nonton seri ini awalnya gue menyangka plotnya bakal mirip Final Destination. Ternyata, nggak. Manifeat sudah ditayangkan 3 season sekaligus. Season pertama, seru banget. Season kedua lumayan, tapi lebih banyak di drama. Season ketiga, gue belum nonton sepenuhnya, Mungkin karena ada penurunan ketegangan dan semakin banyak cerita drama. Semoga season 4, yang sudah di order oleh Netflix sendiri, bisa kembali on track dengan misteri dan suspens seperti di season 1.

===

That's all? Enggak, sebetulnya masih panjang list-nya tapi yang di atas adalah my top five. Walaupun lagi-lagi semua adalah tipe tontonan yang banyakan main di adrenalinnya wkwk. Eh, ada ding yang drama. Tapi sekalinya drama malah modelnya murder. Memang selera gue udah susah ditolong kayaknya.πŸ˜†

Ada yang kamu sudah nonton dari list di atas?

Gambar fitur : pixabay.

4 Comments

  1. Into the Night itu plotnya mirip Manifest yaa, Noa? Apa aku salah judul serial yaa, soalnya pernah denger ada judul lain yang dibilang gak mirip dengan Manifest.

    Murders in the building itu cuma bisa ditonton di Disney+ ya? Galauuu mau subscribe apa nggak πŸ˜‚

    Aku masih inget banget waktu kecil dulu suka lihat papa mamaku nontonin X-Files malem-malem, sampai hafal opening song-nya, hahaha. Dan seingatku sampai nggak berani bobo sendiri karena untuk anak SD itu cukup menyeramkan ya πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Into The Night pernah bahas disini : https://www.ozoranoa.com/2021/03/into-the-night.html

      Beda plotnya kak Jane. Karena ITN itu cerita apocalypse.πŸ˜€

      Kalau suka film-film Marvel, Pixar, Starwars, Disney rekomen ya.

      Menyeramkan memang waktu anak2, pas gede eh seru juga.πŸ˜‚

      Delete
  2. Dari diatas aku cuma tahu yg Manifestt.. wkwkw.
    Kalau aku suka bangett sih Manifest semua season. Soalnya bikin baperr🀣🀣 ea-eaaa orangnya demen Drama ternyata.. wkwk

    Aku tuh sbnernya kurang suka nnton Serial. Soalnya ya ituhh nontonnya lama alias butuh waktu.. wkwk πŸ˜‚

    Ehh ehh kamu udah nnton Encanto belum... Wkwkw baguusss itu. Sama Vivoo..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau yg suka drama Manifest cocok kak. Serial memang butuh waktu kecuali yg seminggu 1 x keluar.

      Encanto udaaaah dong πŸ˜ƒ. Vivo next.

      Delete